Bukittinggi – Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi kembali mencatatkan kiprah alumninya dalam pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional. Salah seorang alumni Program Studi Magister (S2) Hukum Islam Pascasarjana UIN Bukittinggi, Sidiq Siadio, S.H., M.H., dipercaya menjadi bagian dari Tim Pengabdian pada Program Pengabdian UNP (PPUB) SAPOKAT BERDAMPAK yang mengusung tema “Olahan Sawo dan Alpokat untuk Ketahanan Gizi-Ekonomi Pascagalodo”.
Program yang diselenggarakan di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Malalo, Kabupaten Tanah Datar, pada 19 Juli–29 Oktober 2026 ini merupakan bentuk kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui inovasi pengolahan pangan lokal. Kegiatan tersebut berfokus pada pemanfaatan buah sawo dan alpukat menjadi produk bernilai tambah, seperti bolu sawo dan puding alpukat, guna meningkatkan ketahanan gizi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Program pengabdian ini sejalan dengan semangat perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata yang berdampak bagi masyarakat.

Keikutsertaan Sidiq Siadio menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pascasarjana UIN Bukittinggi. Selain merupakan alumni Program Studi S2 Hukum Islam, saat ini ia juga menempuh pendidikan pada Program Doktor (S3) Ilmu Syariah Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Keterlibatannya menunjukkan bahwa lulusan Pascasarjana UIN Bukittinggi tidak hanya berkiprah dalam bidang akademik dan hukum Islam, tetapi juga aktif mengambil peran dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama multidisipliner.
Dalam program tersebut, Sidiq Siadio bergabung bersama tim dosen dari Universitas Negeri Padang (UNP) dan STIT Diniyyah Puteri Rahmah El-Yunusiyyah untuk mengimplementasikan berbagai kegiatan pendampingan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang berkelanjutan dalam pengembangan potensi lokal serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Nagari Padang Laweh.

Direktur Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Keterlibatan alumni dalam program pengabdian berskala nasional menjadi bukti bahwa proses pendidikan di Pascasarjana tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Partisipasi Sidiq Siadio sekaligus mempertegas komitmen Pascasarjana UIN Bukittinggi dalam mencetak lulusan yang adaptif, kolaboratif, dan mampu berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan keilmuan, riset, dan pengabdian. Hal ini sejalan dengan visi Pascasarjana untuk melahirkan sumber daya manusia yang berintegritas, berdaya saing, serta memberikan dampak positif bagi pembangunan bangsa.

